Berita-BMR.Com | TONDANO – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI, Minggu (15/02/2026) pukul 13.00 WITA, bertempat di Garasi Sport Cafe (GSC), Kampung Jawa Tondano, Kabupaten Minahasa.
Forum tertinggi organisasi di tingkat wilayah ini menjadi momentum penting bagi PAN Sulut untuk merumuskan arah kebijakan, menyusun program kerja, sekaligus memperkuat konsolidasi kepemimpinan ke depan.
Suasana Musda berlangsung penuh semangat. Sebelum agenda resmi dimulai, para pengurus dan simpatisan PAN menyemarakkan forum dengan yel-yel sebagai simbol soliditas dan optimisme menghadapi tantangan politik ke depan.
Ketua DPD PAN Minahasa, Reza Thayeb, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh kader se-Sulawesi Utara yang telah meluangkan waktu untuk hadir.
“Atas nama panitia pelaksana, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas keringanan langkah saudara-saudari sekalian. Ini adalah forum eksklusif dan forum tertinggi organisasi untuk merumuskan program kerja serta menentukan arah kepemimpinan,” ujarnya.
Ia berharap Musda ke-VI ini berjalan lancar dan melahirkan keputusan strategis yang membawa PAN Sulut semakin maju dan solid.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Sulut, Ashabul Kahfi, menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia pelaksana dari DPD PAN Minahasa yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan dengan baik meski dalam waktu persiapan yang relatif singkat.
“Tempatnya memang sederhana, tetapi mampu mengakomodir begitu banyak peserta. Ini bukan hal biasa. Ada tekad dan semangat luar biasa di balik penyelenggaraan Musda ini,” ungkapnya.
Menurut Ashabul, Musda kali ini memperlihatkan atmosfer baru dalam tubuh PAN Sulut. Ia melihat semangat besar kader untuk membesarkan partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Zulkifli Hasan.
“Kita pernah jaya di Sulawesi Utara. Pernah memiliki Bupati dan Wali Kota. Semangat yang sama dan tekad yang kuat harus kita bangun kembali untuk merebut kejayaan itu,” tegasnya, membakar semangat 13 DPD PAN kabupaten/kota yang hadir, minus DPD Kota Tomohon dan Kabupaten Sitaro.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Musda ke-VI DPW PAN Sulut digelar secara hybrid, memadukan sistem daring (Zoom) dan luring (offline) dihadiri langsung Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Pengurus DPP. Langkah ini dinilai sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman sekaligus memastikan partisipasi maksimal dari seluruh daerah.
“Dari 15 kabupaten/kota, Alhamdulillah semuanya sudah siap,” tutup Ashabul optimistis.
Musda VI ini diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan PAN Sulawesi Utara, memperkuat konsolidasi internal, serta menegaskan komitmen untuk kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Bumi Nyiur Melambai


