Berita-BMR.Com | Kotamobagu – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah / 2026 Masehi, kegiatan di Rutan Kelas II B Kotamobagu berjalan dengan penuh semangat dan nilai kemanusiaan. Pimpinan lembaga, Kepala Rutan Kelas II B Kotamobagu, Aris Yulianta, AMd.I.P., SH., MH., menegaskan komitmennya untuk menghadirkan suasana ibadah yang baik sekaligus mendukung pembinaan spiritual bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) khususnya yang beragama Islam.
Dalam rangka bulan suci ini, rutan tidak hanya menyediakan fasilitas ibadah seperti shalat fardu dan tarawih berjamaah, tetapi juga melaksanakan kegiatan tadarusan setiap malam yang menjadi bagian dari rutinitas Ramadhan. Ibadah ini dirancang sedemikian rupa agar warga binaan yang beragama Islam dapat menjalankan puasa dan ibadah lainnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib dalam lingkungan rutan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari kepedulian nyata Aris Yulianta sebagai pemimpin yang humanis dan peduli terhadap kondisi spiritual masyarakat binaannya. Melalui pembinaan keagamaan ini, Kepala Rutan ingin memastikan bahwa Ramadhan tidak menjadi sekadar formalitas, namun benar-benar bermakna sebagai momentum refleksi batin serta peningkatan kualitas diri bagi seluruh WBP.
Selain pelaksanaan ibadah internal, Rutan Kotamobagu juga berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kota Kotamobagu dalam rangka mensukseskan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan. Kerja sama ini mencerminkan sikap sinergis antara instansi pemasyarakatan dan lembaga keagamaan dalam mendukung pelaksanaan ibadah dan kegiatan pembinaan bagi warga binaan serta memperkuat ukhuwah islamiyah selama bulan suci.
Kepala Rutan Aris Yulianta juga berharap agar pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan ini dapat mendorong warga binaan untuk terus memperbaiki kualitas akhlak serta iman, sehingga kelak setelah keluar dari rutan mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dengan komitmen kepemimpinan yang kuat dan kepedulian terhadap warga binaannya, Ramadhan 1447 H menjadi momentum istimewa di Rutan Kelas II B Kotamobagu — bukan hanya sebagai waktu ibadah, tetapi sebagai proses pembinaan spiritual yang bermakna bagi semua pihak.


