Minggu, Mei 10, 2026
BerandaDAERAHKOTAMOBAGUTPA Kotamobagu Overload, KLH Lakukan Evaluasi Lapangan

TPA Kotamobagu Overload, KLH Lakukan Evaluasi Lapangan

Berita-BMR.com | Kotamobagu – Tim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kota Kotamobagu dalam rangka pemantauan dan evaluasi sistem pengelolaan sampah daerah, Rabu (8/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda nasional untuk memastikan standar pengelolaan lingkungan di berbagai daerah berjalan sesuai ketentuan dan terus mengalami peningkatan.

Fokus utama kunjungan tersebut adalah meninjau langsung kondisi infrastruktur persampahan di lapangan, mulai dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), TPS 3R, hingga bank sampah yang tersebar di wilayah Kota Kotamobagu.

Kasubag TU Direktorat Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Mochamad Chotman Rismanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan mandat langsung dari Menteri Lingkungan Hidup sebagai bagian dari pengawasan nasional terhadap pengelolaan sampah di daerah.

Menurutnya, saat ini KLH tengah melakukan inventarisasi data di berbagai wilayah sebagai bagian dari evaluasi triwulan pertama, sekaligus persiapan penilaian Adipura yang ke depan akan menggunakan indikator lebih ketat dan komprehensif.

Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak bersifat penilaian semata, melainkan juga sebagai ruang pembinaan dan edukasi agar daerah dapat meningkatkan kualitas pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Namun dari hasil peninjauan di lapangan, tim menemukan bahwa kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Kotamobagu sudah melampaui batas daya tampung (overload) dan membutuhkan langkah penanganan segera.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu, Erwin Pasambuna, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia hadir bersama Staf Khusus Wali Kota bidang lingkungan, Putri Damayanti Potabuga, dalam mendampingi langsung proses peninjauan di sejumlah titik pengelolaan sampah.

Erwin menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini terus berupaya melakukan pembenahan, baik dari sisi infrastruktur maupun armada pengangkut sampah. Selain itu, tim KLH juga telah meninjau rencana pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai solusi jangka menengah.

Ia menambahkan bahwa aspek edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan sampah, agar kesadaran menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.

“Selain pembenahan teknis, kunjungan ini juga menjadi sarana penguatan komunikasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengelolaan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, pihaknya berharap kehadiran tim KLH dapat membuka peluang dukungan lebih lanjut dalam upaya mengatasi persoalan sampah, terutama terkait keterbatasan lahan dan penguatan sistem pengelolaan di masa mendatang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular