Rabu, Juni 24, 2026
BerandaDAERAHBOLMONGBupati Yusra Terima Audiensi Balai Penataan Bangunan Sulut, Bahas Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Bupati Yusra Terima Audiensi Balai Penataan Bangunan Sulut, Bahas Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Berita-BMR.COM | Bolmong – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem terus diperkuat melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Hal itu ditandai dengan audiensi antara Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, SE., M.Si., dan jajaran Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara, Rabu (24/6/2026), di ruang kerja Bupati.

Audiensi tersebut dihadiri oleh PPK Pengembangan Kawasan Strategis Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sulawesi Utara bersama rombongan, Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi SE MSi., didampingi Kepala Dinas Sosial Bolmong, Erni Mokoginta, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dalam pertemuan itu, Bupati Yusra Alhabsyi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Bolaang Mongondow. Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat melahirkan program-program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

Sementara itu, PPK Pengembangan Kawasan Strategis, Jobeliho Legi, menjelaskan bahwa audiensi tersebut membahas rencana intervensi penanganan kemiskinan ekstrem melalui peningkatan infrastruktur dasar pada kawasan yang telah terdata.

Menurutnya, program tersebut akan difokuskan pada wilayah-wilayah yang memiliki data keluarga miskin ekstrem dan membutuhkan dukungan infrastruktur dasar guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami akan melihat kebutuhan riil di lapangan. Apakah yang dibutuhkan masyarakat berupa akses air minum layak, sanitasi, jalan lingkungan, atau kebutuhan dasar lainnya. Setelah dilakukan identifikasi, kebutuhan tersebut nantinya dapat diintervensi melalui program Kementerian Pekerjaan Umum,” jelas Jobeliho.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2026, terdapat lima lokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow yang menjadi prioritas survei awal, yakni Desa Inobonto, Desa Ponompiaan, Desa Siniyung, Desa Dumara, dan Desa Tonom.

“Kelima lokasi tersebut akan kami survei terlebih dahulu untuk memastikan kelayakan dan kesesuaiannya dengan kriteria penanganan yang ditetapkan. Dari hasil survei itu nantinya akan ditentukan bentuk intervensi yang paling tepat dan dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berharap program penanganan kemiskinan ekstrem dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memperkuat pembangunan kawasan permukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Audiensi tersebut menjadi langkah awal dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga di daerah pedesaan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular