Jumat, Oktober 23, 2026
BerandaDAERAHKOTAMOBAGUPerkuat Budaya Integritas, Wawali Rendy Mangkat Hadiri Pengukuhan Forum PAKSI Sulut

Perkuat Budaya Integritas, Wawali Rendy Mangkat Hadiri Pengukuhan Forum PAKSI Sulut

Berita-BMR.com | Kotamobagu – Komitmen memperkuat budaya antikorupsi di Sulawesi Utara kembali ditegaskan. Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy V. Mangkat, S.H., M.H., menghadiri Pengukuhan Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) masa bakti 2026–2030 yang digelar di Wisma Negara Gubernur Bumi Beringin, Manado, Senin (21/9/2026).

Rendy hadir mewakili Wali Kota Kotamobagu dalam agenda yang menjadi bagian dari upaya memperluas gerakan pencegahan korupsi sekaligus membangun kesadaran integritas di berbagai lini.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E.

Pengukuhan Forum PAKSI tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Forum ini diharapkan menjadi salah satu kekuatan dalam menanamkan nilai-nilai integritas, transparansi dan kepatuhan terhadap aturan, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.

Kehadiran pemerintah daerah dalam momentum tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Upaya pencegahan korupsi dinilai tidak cukup hanya mengandalkan penindakan ketika pelanggaran telah terjadi. Kesadaran untuk menolak praktik koruptif perlu dibangun sejak dari lingkungan kerja, pelayanan publik hingga kehidupan bermasyarakat.

Dalam konteks tersebut, para Penyuluh Antikorupsi memiliki peran strategis untuk menyebarluaskan edukasi, memperkuat pemahaman masyarakat, serta mendorong lahirnya budaya integritas yang menjadi bagian dari keseharian.

Pengukuhan untuk masa bakti 2026–2030 pun menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru bagi Forum PAKSI untuk terus mengambil bagian dalam agenda pencegahan korupsi di Sulawesi Utara.

Bagi pemerintah daerah, penguatan gerakan antikorupsi menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen—pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha hingga para pegiat antikorupsi.

Dari Manado, semangat yang dibangun melalui pengukuhan Forum PAKSI diharapkan tidak berhenti pada seremoni pengukuhan, tetapi diterjemahkan menjadi gerakan nyata untuk memperkuat integritas dan membangun pemerintahan yang semakin dipercaya masyarakat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular