Sabtu, Oktober 24, 2026
BerandaHUKRIMSambangi Gereja Advent, Kapolres Kotamobagu Ajak Perkuat Toleransi dan Kerukunan

Sambangi Gereja Advent, Kapolres Kotamobagu Ajak Perkuat Toleransi dan Kerukunan

Berita-BMR.com | KOTAMOBAGU – Komitmen Polres Kotamobagu dalam menjaga keamanan, memperkuat toleransi, dan merawat kerukunan antarumat beragama kembali diwujudkan melalui kunjungan Kapolres Kotamobagu, AKBP Abdul Kholik, SH., SIK., MAP., ke Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Kotamobagu, Kelurahan Kotamobagu, Kota Kotamobagu, Minggu (25 Oktober 2026).

Kunjungan tersebut terasa istimewa karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Jemaat Advent Hari Ketujuh Kotamobagu. Kehadiran jajaran kepolisian bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.

Kapolres Abdul Kholik hadir didampingi Waka Polres Kotamobagu Kompol Romel MCA Pontoh, S.IP., MAP., Kabag Ren Kompol Donald Ngalimin, SE., Kasat Binmas AKP Edy Haryanto, SE., MM., Kasat Sabhara AKP Pauldi B. Sihotang, SH., Kasi Propam Ipda Jefri Askali, S.Sos., Kasiwas Ipda Naftali Daraung, serta sejumlah perwira Polres Kotamobagu.

Turut hadir Lurah Kotamobagu, Christi Manossoh, Amd.Kep. Ibadah dipimpin Pdt. Dr. Ferry Rachman, selaku Ketua GMHAK Daerah Misi Bolmong Bersatu.

Dalam sambutannya, Kapolres Abdul Kholik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus serta jemaat gereja yang telah menyambut kunjungan jajaran Polres Kotamobagu dengan penuh kehangatan.

Ia menegaskan, kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepolisian untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh masyarakat.

Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing. Karena itu, Polri berkomitmen menjaga agar masyarakat dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dalam suasana aman, damai, dan nyaman.

“Komitmen kami adalah hadir di tengah masyarakat dan memberikan jaminan rasa aman serta nyaman, sehingga setiap umat dapat menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing tanpa gangguan,” tegas Abdul Kholik.

Ia menambahkan, pelayanan kepolisian tidak boleh membeda-bedakan masyarakat berdasarkan agama, suku, maupun latar belakang lainnya. Perlindungan dan pengayoman harus diberikan secara adil kepada setiap warga.

Dalam sambutannya, Kapolres juga menyampaikan pandangan menarik mengenai peran polisi dan pendeta dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, meskipun memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda, keduanya mempunyai tujuan yang sejalan, yakni mengajak masyarakat untuk berperilaku baik dan menciptakan kehidupan yang tertib, damai, serta harmonis.

“Pada dasarnya, tugas polisi dan pendeta memiliki kesamaan dalam hal mengajak masyarakat untuk melakukan hal-hal yang baik. Kami menjalankan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sementara tokoh agama membimbing umat agar menjalani kehidupan yang baik,” ungkapnya.

Kapolres berharap, hubungan harmonis antara kepolisian dan tokoh agama dapat terus diperkuat sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan kerukunan di Kota Kotamobagu.

Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan perdana bagi AKBP Abdul Kholik untuk bersilaturahmi secara langsung dengan Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Kotamobagu.

Di hadapan jemaat, ia memperkenalkan diri sebagai putra asal Jawa Tengah. Ia juga menceritakan pengalamannya saat bertugas sebagai Kapolres Kepulauan Sangihe, yang memberinya pengalaman dalam membangun komunikasi dan menjalin hubungan dengan berbagai komunitas keagamaan, termasuk melalui kunjungan ke gereja-gereja.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upayanya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi lintas agama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Menutup sambutannya, Kapolres mengajak seluruh jemaat untuk terus mendukung tugas kepolisian melalui partisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Ia berharap, sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dapat semakin kokoh sehingga setiap warga bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang tanpa dibayangi gangguan kamtibmas.

Momentum HUT ke-39 Jemaat Advent Hari Ketujuh Kotamobagu pun menjadi pengingat bahwa kerukunan bukan hanya tentang hidup berdampingan, melainkan juga tentang saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama merawat kedamaian.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Polres Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan bagi seluruh masyarakat, demi terwujudnya Kota Kotamobagu yang aman, damai, dan harmonis.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular