Sabtu, Februari 21, 2026
BerandaDAERAHKOTAMOBAGUBangun Semangat dan Imunitas, Rutan Kotamobagu Gelar Pembinaan Jasmani Terpadu

Bangun Semangat dan Imunitas, Rutan Kotamobagu Gelar Pembinaan Jasmani Terpadu

Berita-BMR.com | Kotamobagu – Dalam rangka meningkatkan kesehatan fisik dan mental Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kotamobagu terus mengintensifkan kegiatan olahraga pagi secara rutin. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, terarah, dan berkelanjutan di lingkungan rutan.

Kegiatan olahraga yang dilaksanakan secara bersama-sama ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis para WBP. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang lebih segar, para WBP diharapkan mampu menjalani masa pembinaan dengan lebih optimis dan produktif.

Kepala Rutan Kotamobagu, Aris Yuliyanta, menegaskan bahwa olahraga bersama merupakan salah satu program pembinaan yang sangat ditekankan di rutan tersebut.

“Senam dan olahraga bersama menjadi bagian penting dalam program pembinaan kami. Selain menjaga kesehatan fisik, kegiatan ini juga meningkatkan semangat, motivasi, serta membangun energi positif bagi para WBP. Dengan kondisi fisik dan mental yang baik, mereka akan lebih siap menjalani proses pembinaan dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aris menjelaskan bahwa olahraga merupakan bagian integral dari program pembinaan jasmani dan rehabilitasi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga imunitas, serta mengurangi kejenuhan selama menjalani masa pidana. Pelaksanaannya pun melibatkan partisipasi aktif antara petugas dan WBP, sehingga tercipta suasana yang lebih akrab, harmonis, dan penuh kebersamaan.

Tak hanya itu, Aris juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran petugas yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, seorang petugas Pemasyarakatan bukan hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga berperan sebagai pembimbing dan sosok orang tua bagi para WBP, tanpa memandang usia.

“Petugas harus siap menjadi tempat mengadu, memberikan solusi, motivasi, dan edukasi. Baik bagi WBP yang masih anak-anak, pemuda, hingga dewasa dan lansia. Semoga apa yang kita berikan dengan tulus kepada mereka dapat membawa manfaat dan menjadi amal jariyah di kemudian hari,” tambahnya.

Melalui kegiatan olahraga rutin ini, Rutan Kelas IIB Kotamobagu menunjukkan bahwa pembinaan bukan sekadar menjalani masa hukuman, melainkan proses pembentukan karakter dan peningkatan kualitas diri demi masa depan yang lebih baik.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular