Berita-BMR.com | Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam agenda resmi penyampaian opini hasil penilaian maladministrasi pelayanan publik tahun 2025 yang digelar di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara,
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dibawah kepemimpinan Bupati Yusra Alhabsyi SE MSi dan Wakil Bupati Bolmong Dony Lumenta., itu menerima predikat bergengsi: Opini Kategori Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dengan nilai akhir 85,18.
Hasil tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulut, Melani J. Limpar, kepada Bupati Bolaang Mongondow. Dalam pemaparannya, Melani menegaskan bahwa nilai yang diraih Bolmong merupakan yang tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara yang mengikuti evaluasi tahun 2025.
Tak hanya itu, capaian ini dinilai semakin istimewa karena menggunakan metode evaluasi terbaru yang mulai diterapkan tahun ini. Perubahan sistem penilaian tersebut menyebabkan sebagian besar daerah mengalami penurunan skor. Namun, Bolmong justru mampu tampil konsisten dan meraih hasil optimal.
Ombudsman RI memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow atas komitmen kuat dalam membangun tata kelola pelayanan publik yang bersih dan responsif. Penilaian difokuskan pada sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial—bidang yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Bupati Bolaang Mongondow dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas pembinaan serta pendampingan yang diberikan Ombudsman RI Perwakilan Sulut selama proses evaluasi berlangsung.
Menurutnya, capaian ini bukan sekadar angka, melainkan menjadi tolok ukur sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki kualitas layanan di semua sektor. Ia menegaskan bahwa masyarakat adalah tujuan utama dari setiap kebijakan pelayanan publik.
“Ukuran keberhasilan kami bukan hanya nilai evaluasi, tetapi juga tingkat kepuasan masyarakat, tindak lanjut laporan dan pengaduan, serta sejauh mana harapan masyarakat dapat terwujud,” tegasnya.
Dalam sesi pemaparan teknis per unit kerja, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Direktur RSUD, serta Kepala Bagian Organisasi menyimak secara mendalam hasil evaluasi tersebut.
Seluruh jajaran menyatakan kesiapan untuk meningkatkan capaian yang telah diraih, khususnya pada aspek:
Integrasi Sistem Pengaduan Masyarakat
Peningkatan Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat
Penguatan respons cepat terhadap laporan warga
Dengan capaian tertinggi se-Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menegaskan komitmennya untuk tidak berpuas diri. Predikat “Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi” menjadi fondasi untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


