Jumat, Maret 20, 2026
BerandaDAERAHKOTAMOBAGUHarga Bahan Pokok di Kotamobagu Relatif Stabil, Cabai Keriting Alami Penyesuaian

Harga Bahan Pokok di Kotamobagu Relatif Stabil, Cabai Keriting Alami Penyesuaian

Berita-BMR.com | Kotamobagu – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) terus memperketat pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan titik distribusi bahan pangan.

Berdasarkan data resmi yang dirilis pada Rabu, 24 Februari 2026, mayoritas harga bahan pokok di wilayah Kotamobagu terpantau stabil tanpa lonjakan signifikan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga serta melindungi daya beli masyarakat selama Ramadhan.

Dari hasil pemantauan, hampir seluruh komoditas utama tidak mengalami perubahan harga. Beras premium tetap di angka Rp15.000 per kilogram, daging ayam ras Rp36.500 per kilogram, telur ayam ras Rp33.600 per kilogram, serta gula pasir bertahan di harga Rp19.000 per kilogram. Begitu pula minyak goreng curah yang masih dijual Rp18.000 per liter.

Namun demikian, terdapat satu komoditas yang mengalami penyesuaian harga, yakni cabai merah keriting. Komoditas ini tercatat mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Sementara bahan pokok lainnya seperti bawang merah, bawang putih, daging sapi, tepung terigu, hingga ikan kembung relatif tidak mengalami pergerakan harga.

Pemerintah Kota Kotamobagu memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala selama Ramadhan guna mengantisipasi potensi lonjakan akibat meningkatnya permintaan pasar. Transparansi data harga ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi terkini sebelum berbelanja.

Dengan kondisi harga yang relatif terkendali, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

Sumber: Disdagkop Kotamobagu, 24 Februari 2026

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular