Berita-BMR.com | Kotamobagu – Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) berlangsung khidmat dan penuh makna di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., serta Wakil Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Ny. Resty A. Mangkat Somba, S.Sos., M.H.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, menegaskan bahwa Hari Ibu bukan sekadar peringatan simbolik, melainkan momentum penting untuk mengenang, menghargai, dan melanjutkan semangat perjuangan perempuan Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa sejak Kongres Perempuan Indonesia pertama tahun 1928, perempuan telah mengambil peran penting dalam sejarah bangsa, baik dalam mempertahankan kemerdekaan maupun dalam mengisi pembangunan di berbagai sektor kehidupan.
“Perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pendidik utama dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak perubahan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ny. Rindah juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan, sembari memberikan apresiasi atas kontribusi organisasi tersebut sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Selama 26 tahun, Dharma Wanita Persatuan telah menunjukkan kiprah nyata dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi keluarga. Semoga momentum ini menjadi sumber inspirasi untuk terus memperkuat peran dan kontribusi organisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan Hari Ibu harus dimaknai sebagai ajang refleksi bersama, khususnya bagi generasi muda, tentang arti penting perjuangan perempuan dalam sejarah dan masa depan bangsa.
“Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi pengingat bahwa kebangkitan bangsa Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran dan perjuangan perempuan. Perempuan adalah pilar penting dalam pembangunan bangsa,” tegas Wali Kota.
Ia juga berharap tema Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, ‘Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045’, dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendorong partisipasi aktif perempuan dalam berbagai program pembangunan.
Terkait peringatan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan, Wali Kota berharap organisasi tersebut semakin solid dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kepedulian sosial.
“Saya berharap peringatan ini menjadi ruang refleksi dan evaluasi, sekaligus memperkuat komitmen seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, kreativitas, serta semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan peringatan ini juga diwarnai dengan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba mewarnai, menggambar, pidato Bahasa Mongondow, dan pidato Bahasa Inggris tingkat TK/RA, SD, dan SMP/MI se-Kota Kotamobagu. Selain itu, diserahkan pula bantuan benih sayuran kepada Kelompok Wanita Tani penerima manfaat serta Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Peringatan Hari Ibu ke-97 yang dirangkaikan dengan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda Kota Kotamobagu, Ketua KIAD Kota Kotamobagu Ny. Moudy L. Mokoginta Lipi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XV Dim 1303 Bolmong Ny. Irene Manashe Lomo, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kotamobagu Ny. Harfiah Paputungan Katili, para pimpinan dan anggota organisasi perempuan, serta pejabat sipil, TNI, dan Polri di Kota Kotamobagu.


