Berita-BMR.com| Bolmong – Setahun kepemimpinan Bupati Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta (Yusradon) di Kabupaten Bolaang Mongondow menghadirkan warna baru bagi dunia pendidikan. Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia terus ditunjukkan melalui berbagai terobosan strategis yang menyentuh langsung tenaga pendidik, kependidikan, hingga infrastruktur sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Bolmong, Abdullah Mokoginta, SH., MSi., menegaskan bahwa dalam kurun satu tahun terakhir, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
“Setahun kepemimpinan Yusra–Don di Bolaang Mongondow, dunia pendidikan terus diberikan perhatian serius, khususnya dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidikan dan kependidikan. Baik guru maupun tenaga administrasi, semuanya disentuh dalam rangka menunjang program pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah menjalin kerja sama peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris. Sebanyak 50 guru mengikuti program penguatan kapasitas melalui kolaborasi dengan BPG Pineleng dan Language Center di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.
Program ini dirancang sebagai investasi jangka panjang. Lima puluh guru yang telah mendapatkan pelatihan tersebut diharapkan mampu mentransfer ilmu dan pengalaman kepada rekan-rekan guru lainnya di Bolmong.
“Dari 50 guru ini nantinya akan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah-sekolah,” jelas Abdullah.
Tak hanya guru, pemerintah daerah juga melakukan asesmen terhadap para kepala sekolah. Langkah ini ditempuh untuk memastikan setiap satuan pendidikan dipimpin oleh sosok yang kompeten, visioner, dan mampu menjadi motivator dalam menyukseskan program pendidikan.
Asesmen dilakukan untuk seluruh jenjang, mulai dari TK (PAUD), SD hingga SMP. Harapannya, kepala sekolah yang terpilih benar-benar mampu menjadi penggerak perubahan dan peningkatan mutu pendidikan di masing-masing sekolah.
Di sisi infrastruktur, Pemda Bolmong juga tancap gas melakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Pembangunan laboratorium serta ruang kelas belajar menjadi fokus utama, guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sesuai standar.
Tak kalah penting, perhatian juga diberikan pada fasilitas sanitasi sekolah. Pembangunan jamban bersih menjadi bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang sehat dan layak bagi peserta didik.
Komitmen peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui pemberian kesempatan kepada para guru untuk meningkatkan kapasitas dan jenjang kariernya. Misalnya, guru SD diberi peluang untuk naik ke jenjang guru SMP sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki.
Langkah ini diharapkan mampu memotivasi para tenaga pendidik untuk terus mengembangkan diri, sekaligus memperkuat sistem pendidikan di Bolmong secara menyeluruh.
Dengan berbagai program tersebut, setahun kepemimpinan Yusradon menunjukkan arah pembangunan pendidikan yang progresif dan berkelanjutan. Pendidikan di Bolaang Mongondow tak hanya bergerak maju dari sisi fisik, tetapi juga bertumbuh kuat dari aspek kualitas sumber daya manusianya.


