Selasa, Februari 24, 2026
BerandaDAERAHBOLMONGWabup Dony Lumenta Tegaskan RKPD 2027 Harus Disusun Serius, Bukan Sekadar Formalitas

Wabup Dony Lumenta Tegaskan RKPD 2027 Harus Disusun Serius, Bukan Sekadar Formalitas

Berita-BMR.Com | Bolmong – Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bolaang Mongondow Tahun 2027 berlangsung dengan penekanan kuat pada kualitas perencanaan.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, tampil tegas mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak menganggap forum ini sebagai agenda rutin tahunan semata.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Bolmong Abdullah Mokoginta, Dandim 1303/Bolmong Manashe Lomo, Kepala Bappeda Bolmong Mutu B. Mokoginta, perwakilan Kapolres Bolmong Lido R. Antoro, Kabag Log AKP I Made Warda, perwakilan KBNN Bolmong, serta perwakilan Pincab BNI dan sejumlah pimpinan instansi vertikal serta para Asisten Sekda Bolmong, para pimpinan OPD Lingkup Pemda Bolmong, dan camat se-Bolmong.

Dalam laporan awal, Kepala Bappeda menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini merupakan tahapan penting untuk menyempurnakan rancangan awal RKPD 2027. Dokumen tersebut masih bersifat terbuka dan sangat membutuhkan masukan, saran, serta kritik konstruktif dari seluruh unsur yang hadir sebelum memasuki tahapan forum perangkat daerah hingga rancangan akhir.

Namun, yang menjadi sorotan utama adalah penegasan Wakil Bupati Dony Lumenta. Dengan nada lugas, ia menekankan bahwa kualitas hasil pembangunan sangat ditentukan oleh kematangan perencanaan.

“Ini bukan sekadar forum atau pertemuan formalitas. Jika perencanaan tidak matang sejak awal, maka hasil akhirnya pun tidak akan maksimal,” tegasnya.

Dony mengingatkan pengalaman pada sejumlah tahapan musrenbang sebelumnya, di mana partisipasi belum sepenuhnya optimal dan tidak semua persoalan mampu dijabarkan secara komprehensif.

Ia meminta seluruh peserta, mulai dari perangkat daerah hingga perwakilan masyarakat, benar-benar aktif menyampaikan pertanyaan, data, serta kebutuhan riil di lapangan.

Menurutnya, forum ini adalah ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat. Ia menggarisbawahi pentingnya data yang konkret sebagai dasar perumusan program, bukan sekadar asumsi atau perkiraan.

Lebih jauh, Dony memaparkan beberapa fokus utama yang harus menjadi perhatian dalam RKPD 2027, antara lain: Peningkatan kualitas sumber daya manusia. Percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat. Strategi konkret penurunan stunting. Penajaman program prioritas dan kebijakan strategis daerah.

“Suara masyarakat harus benar-benar tersambung dengan kebijakan pemerintah. Jangan sampai ada jurang antara kebutuhan riil dengan program yang direncanakan,” tandasnya.

Ia juga menegaskan bahwa forum ini adalah bagian dari rangkaian panjang perencanaan, mulai dari rancangan awal, forum perangkat daerah, musrenbang kabupaten, hingga penetapan dokumen final. Karena itu, setiap tahapan harus dijalani dengan keseriusan penuh.

Dengan sikap tegas tersebut, Wabup Dony Lumenta menunjukkan komitmennya agar pembangunan Bolaang Mongondow tahun 2027 tidak berjalan di tempat, melainkan terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan itu nampak yang lainnya mengikuti secara virtual, dengan menyampaikan berbagai masukan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular