Berita-BMR.com | Kotamobagu – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat kebersamaan dan harmoni sosial di Kota Kotamobagu melalui kegiatan Safari Natal Pemerintah Kota Kotamobagu. Dalam agenda tersebut, Wali Kota bersilaturahmi langsung ke sejumlah tokoh dan masyarakat, sebagai wujud kepemimpinan yang dekat, inklusif, dan penuh empati.
Safari Natal ini diawali dengan kunjungan silaturahmi ke kediaman Staf Khusus Wali Kota Kotamobagu, Christie L. Supit, S.E., yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Selanjutnya, Wali Kota bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke kediaman Tokoh Masyarakat Kota Kotamobagu, Suryono Wijoyo, yang berlokasi di Kelurahan Tumobui, Kecamatan Kotamobagu Timur.
Kegiatan Safari Natal Pemerintah Kota Kotamobagu ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara jajaran Pemerintah Daerah dengan seluruh elemen masyarakat. Lebih dari sekadar kunjungan seremonial, Safari Natal ini mencerminkan semangat membangun persaudaraan, toleransi, dan kerukunan antar umat beragama, yang menjadi fondasi utama kehidupan sosial di Kota Kotamobagu.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, menegaskan bahwa kebersamaan dan saling menghargai dalam keberagaman merupakan kekuatan besar dalam mewujudkan Kota Kotamobagu yang aman, damai, dan sejahtera. Kehadiran langsung Wali Kota di tengah masyarakat menjadi simbol nyata bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu senantiasa hadir dan berjalan bersama seluruh warganya, tanpa membedakan latar belakang.
Safari Natal Pemerintah Kota Kotamobagu ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., Wakil Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Ny. Resty A. Mangkat Somba, S.Sos., M.H., Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., serta para Pimpinan Perangkat Daerah dan Staf Khusus di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Melalui Safari Natal ini, Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman, sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi sebagai pilar utama dalam membangun daerah yang maju, harmonis, dan berkeadaban.


