Berita-BMR.com | KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan penanganan terhadap ruas Jalan Zakaria Imban sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer. Perbaikan dilakukan secara bertahap dan dibagi per segmen, menyesuaikan tingkat kerusakan jalan serta ketersediaan anggaran daerah.
Kepala Dinas PUPR Kota Kotamobagu menjelaskan, pekerjaan dimulai dari kawasan Jembatan Molinow hingga area Lapangan Pooyowa Kecil dengan pola penanganan berbeda di setiap titik sesuai kondisi kerusakan.
Untuk titik dengan kondisi rusak ringan yang berada di depan Sekolah MTs Negeri 2 Kotamobagu, dilakukan peninggian elevasi permukaan jalan sebelum dilanjutkan dengan pengaspalan menyeluruh pada badan jalan sepanjang 120 meter.
“Penanganan di depan MTs dilakukan dengan penambahan elevasi muka jalan agar lebih rata dan aman dilalui, kemudian dilanjutkan lapis permukaan aspal secara keseluruhan,” ujar Kadis PUPR.
Sementara itu, pada segmen dari area lapangan menuju Simpang Tiga Jalan Zakaria Imban–Brawijaya, Kelurahan Mongondow, dilakukan pengaspalan sepanjang 260 meter guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas masyarakat.
Adapun sisa ruas jalan sepanjang kurang lebih 820 meter yang masuk kategori kerusakan sedang, ditangani melalui metode patching atau penambalan pada sejumlah titik berlubang yang tersebar di sepanjang jalan.
Menurutnya, langkah penanganan bertahap tersebut dilakukan agar perbaikan dapat tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan anggaran, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang lebih baik.
Pihak Dinas PUPR juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan saat melintas di lokasi pekerjaan dan mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati berkendara serta memperhatikan rambu-rambu peringatan yang telah dipasang,” tambahnya.
Penanganan ruas Jalan Zakaria Imban ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah Kotamobagu dan sekitarnya.


