Senin, Mei 25, 2026
BerandaDAERAHKOTAMOBAGUKetua TP-PKK Kotamobagu Dorong Remaja Jadi Garda Depan Pencegahan Stunting

Ketua TP-PKK Kotamobagu Dorong Remaja Jadi Garda Depan Pencegahan Stunting

Berita-BMR.com | Kotamobagu – Suasana malam di kawasan Kopi Street, halaman Universitas Dumoga Kotamobagu, Sabtu (23/05/2026), berubah menjadi ruang edukasi yang penuh semangat dan energi anak muda. Ratusan pengunjung memadati area tersebut untuk mengikuti Talk Show bertajuk “Ngobrol Sehat Soal Stunting” yang digagas Pokja IV TP-PKK Kotamobagu.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata TP-PKK Kotamobagu dalam mengampanyekan pentingnya pencegahan stunting sejak usia remaja. Mengusung konsep santai ala tongkrongan milenial, acara tersebut sukses menghadirkan edukasi kesehatan dalam suasana hangat, interaktif, dan jauh dari kesan formal.

Ketua TP-PKK Kotamobagu, Rindah Gaib Mokoginta, hadir langsung menyapa peserta sekaligus memberikan dukungan terhadap geliat UMKM dan ekonomi kreatif mahasiswa yang berkembang di kawasan Kopi Street.

Tak hanya fokus pada diskusi kesehatan, kehadiran Ny. Rindah juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas anak muda Kotamobagu dalam membangun ruang usaha dan komunitas yang produktif.

Acara semakin menarik dengan hadirnya dua Duta Cegah Stunting Putra dan Putri Kotamobagu, Chrismart Imanuel Jourdan Palenewen dan Megrisa Hidayat Lesena, yang tampil energik memandu jalannya talk show sebagai moderator. Keduanya diketahui baru menorehkan prestasi di tingkat provinsi.

Diskusi berlangsung hidup berkat pemaparan dua narasumber, yakni dr. Lussiana M. Maramis serta Putri Damayanti Potabuga, yang mengulas pentingnya menjaga pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, hingga edukasi kesehatan reproduksi sebagai langkah awal mencegah stunting.

Untuk membangun antusiasme peserta, panitia juga menghadirkan sesi kuis interaktif yang dipandu langsung Ny. Rindah. Berbagai hadiah hiburan hingga uang tunai dibagikan kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi kesehatan yang telah disampaikan.

Sorak sorai dan semangat peserta memenuhi area kegiatan saat sesi kuis dibuka dalam dua kategori, mulai dari kalangan remaja dan mahasiswa hingga pengunjung umum. Suasana santai namun edukatif menjadi daya tarik utama acara tersebut.

Di sela kegiatan, Ny. Rindah turut berkeliling menyapa para pelaku UMKM yang membuka lapak di kawasan Kopi Street. Ia mengaku terkesan dengan semangat kreativitas anak muda dalam mengembangkan usaha mandiri.

“Teruslah berkarya, berkreasi, dan berinovasi. UMKM seperti ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dan kebanggaan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dimulai sejak usia muda.

“Garis start pencegahan stunting ada di tangan generasi remaja hari ini. Pola hidup sehat, gizi seimbang, dan pemahaman kesehatan reproduksi harus dipahami sejak dini,” tegasnya.

Talk Show “Ngobrol Sehat Soal Stunting” pun dinilai berhasil menghadirkan kombinasi edukasi dan hiburan dalam satu ruang yang dekat dengan gaya hidup anak muda. Dengan konsep kekinian dan suasana yang cair, pesan penting tentang stunting mampu disampaikan secara menarik, mudah dipahami, dan membekas bagi generasi milenial maupun Gen Z di Kotamobagu.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular