Berita-BMR.COM | Bolmong – Sidang Sinode GMIBM ke-60 (Periodik) Tahun 2026 resmi menetapkan Pendeta Jemy Jan Sahiri Tangkere, M.Th., sebagai Ketua Sinode GMIBM terpilih, periode 2026-2031.
Pdt Jemy terpilih melalui proses pemungutan suara yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) dini hari di Aula Gereja “Sion” Pinogaluman, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Pemilihan berlangsung demokratis dan penuh dinamika. Pdt Jemy J.S. Tangkere yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Sinode GMIBM berhasil meraih dukungan mayoritas peserta sidang dengan memperoleh 344 suara, mengungguli petahana, Pdt Feky Kamasaan, S.Th., M.Th., yang memperoleh 259 suara, dari total keseluruhan jumlah pemilih sebanyak 608.
Terpilihnya Pdt Jemy menandai lahirnya kepemimpinan baru di tubuh Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow (GMIBM) sekaligus menjadi momentum penting bagi pelayanan gereja untuk melanjutkan berbagai program strategis serta menjawab tantangan pelayanan gerejawi di masa mendatang.
Sidang Sinode GMIBM ke-60 sendiri digelar selama enam hari, mulai 13 hingga 18 Juli 2026, di Aula Gereja “Sion” Pinogaluman. Forum tertinggi organisasi gerejawi se-Bolaang Mongondow Raya tersebut diikuti oleh para utusan jemaat, pelayan khusus, serta peserta dari seluruh wilayah pelayanan GMIBM.
Sebelumnya, Sidang Sinode GMIBM ke-60 secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., yang turut dihadiri para Kepala Daerah se-Bolmong Raya, mengapresiasi peran GMIBM dalam menjaga persatuan, memperkuat kehidupan beriman, serta mendukung pembangunan daerah.
Dengan terpilihnya Pdt Jemy J.S Tangkere, MTh., sebagai Ketua Sinode yang baru, diharapkan GMIBM semakin memperkuat pelayanan, membangun kebersamaan antarjemaat, serta terus berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan daerah, berdasarkan dengan Visi dan Misi GMIBM “Yang Tangguh dan Bersinar.”


