Selasa, Juni 2, 2026
BerandaDAERAHBOLMONGPemkab Boltara Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Bolmong, Yusra Alhabsyi:...

Pemkab Boltara Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Bolmong, Yusra Alhabsyi: Solidaritas Ini Menguatkan Kami

Berita-BMR.COM | Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, dan diterima secara resmi oleh Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, dalam sebuah agenda yang berlangsung penuh keakraban dan semangat persaudaraan antardaerah yang dilaksanakan di Posko Tanggap Darurat, Desa Solimandungan 1, Samping Puskesmas Solimandungan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi didampingi Wakil Bupati Dony Lumenta, para Asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmong. Sementara Bupati Boltara hadir bersama jajaran pimpinan OPD Pemkab Boltara.

Dalam sambutannya, Yusra Alhabsyi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Boltara kepada masyarakat Bolmong yang sedang menghadapi musibah.

“Ujian dan musibah yang kami alami ini tentu menjadi penguat bagi kami. Di tengah kondisi yang sulit, kehadiran saudara-saudara kami dari Boltara memberikan semangat dan dukungan moril yang sangat berarti bagi masyarakat terdampak,” ujar Yusra.

Yusra menjelaskan, banjir bandang terjadi pada Rabu, 27 Mei 2026, sekitar pukul 14.30 WITA setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama kurang lebih satu setengah jam. Saat kejadian, sebagian masyarakat baru saja menyelesaikan kegiatan kurban.

Empat desa di Kecamatan Bolaang menjadi wilayah yang terdampak, yakni Desa Komangaan, Desa Solimandungan Satu, Desa Solimandungan Dua, dan Desa Solimandungan Baru. Ratusan warga terdampak akibat luapan air dan material yang turun dari kawasan perbukitan.

Menurut Yusra, kondisi geografis wilayah yang diapit pegunungan dan aliran sungai membuat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan yang berada di lereng-lereng gunung, sehingga rentan terhadap bencana alam saat curah hujan tinggi.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak bencana terjadi, berbagai pihak telah turun tangan membantu penanganan korban, mulai dari Pemerintah Daerah Bolmong, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dunia usaha, komunitas sosial, hingga pemerintah daerah tetangga.

“Hari ini Boltara hadir memberikan dukungan kepada kami. Tentu ini akan semakin mempererat tali silaturahmi dan hubungan persaudaraan antara Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Secara geografis kita mungkin terpisah wilayah administrasi, tetapi secara emosional dan kultural kita adalah saudara,” kata Yusra.

Sementara itu, Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap sesama masyarakat Bolaang Mongondow Raya yang sedang menghadapi cobaan.

“Bantuan yang kami bawa hari ini mungkin tidak seberapa, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan kami. Kami datang bukan sekadar membawa bantuan, melainkan membawa doa dan dukungan agar masyarakat yang terdampak tetap kuat, sabar, dan mampu bangkit kembali,” ujar Sirajudin.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai musibah sebagai ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Setiap musibah pasti memiliki hikmah. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap bersabar, saling membantu, dan terus memperkuat kebersamaan. Semoga saudara-saudara kita yang terdampak diberikan kekuatan dan segera dapat kembali menjalani kehidupan dengan normal,” tambahnya.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kebersamaan di antara daerah-daerah di Bolaang Mongondow Raya. Di tengah duka akibat bencana, semangat gotong royong dan kepedulian antarsaudara kembali menunjukkan bahwa masyarakat BMR selalu hadir dan saling menguatkan saat menghadapi cobaan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular