Berita-BMR.COM | BOLMONG – Penanganan dampak bencana banjir bandang yang menerjang empat desa di Kecamatan Bolaang, yakni Solimandungan I, Solimandungan II, Solimandungan Baru, dan Komangaan, terus menunjukkan progres signifikan di bawah kepemimpinan Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta.
Kerja cepat dan kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, relawan, hingga masyarakat setempat berhasil mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak. Saat ini, penanganan pascabencana disebut telah memasuki tahap akhir dengan capaian pembersihan yang hampir tuntas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Chandra Mokoginta, mengungkapkan bahwa progres pembersihan lumpur dan sampah sisa banjir telah mencapai lebih dari 90 persen.
“Untuk sementara posisi penanganan pembersihan lumpur dan sisa-sisa sampah sudah di atas 90 persen. Saat ini yang tersisa adalah pengangkutan lumpur dari lorong-lorong rumah warga yang sebelumnya ditumpuk di jalan utama untuk kemudian diangkut dan dituntaskan oleh Balai Jalan,” ujar Chandra.
Menurutnya, setelah pekerjaan tersebut rampung, fokus penanganan akan diarahkan pada pembersihan endapan lumpur yang masih menutupi lapangan Desa Solimandungan II, salah satu titik yang terdampak cukup parah akibat terjangan banjir bandang.
Selain pembersihan lingkungan permukiman, upaya pemulihan infrastruktur pengendali banjir juga terus berjalan. Normalisasi sungai yang menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang telah mulai dilaksanakan dan ditangani oleh Balai Sungai.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Di tengah berbagai tantangan pascabencana, kepemimpinan Yusra-Dony dinilai mampu menggerakkan seluruh sumber daya yang ada sehingga proses penanganan berjalan cepat, terukur, dan semakin mendekati tuntas.
Dengan progres yang telah melampaui 90 persen, masyarakat kini mulai kembali beraktivitas normal. Pemerintah daerah pun memastikan akan terus mengawal seluruh tahapan pemulihan hingga kondisi di empat desa terdampak benar-benar pulih sepenuhnya.


