Berita-BMR.COM | KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menyiapkan suasana berbeda bagi para pecinta sepak bola dengan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di Alun-alun Boki Hontinimbang, Sabtu dini hari. Tak sekadar menghadirkan kemeriahan ajang sepak bola terbesar di dunia, kegiatan ini juga dirancang menjadi momentum untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.
Pelaksanaan nobar merupakan tindak lanjut atas surat Menteri Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah menyelenggarakan kegiatan nonton bersama Piala Dunia FIFA 2026 sebagai wadah mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menciptakan dampak ekonomi di daerah.
Laga yang akan disaksikan bersama mempertemukan Prancis melawan Norwegia dengan kick-off pada pukul 02.00 WITA. Ribuan warga diperkirakan memadati Alun-alun Boki Hontinimbang untuk menikmati atmosfer pertandingan bersama.
Kegiatan tersebut dijadwalkan dihadiri Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta masyarakat dari berbagai penjuru Kota Kotamobagu.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., mengatakan bahwa nobar menjadi lebih dari sekadar agenda hiburan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ruang kebersamaan yang sekaligus membuka peluang usaha bagi para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Kotamobagu untuk hadir dan bersama-sama memeriahkan kegiatan ini. Mari kita ciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga nobar Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah melalui kehadiran para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tingginya animo masyarakat terhadap Piala Dunia FIFA 2026 diyakini akan membawa dampak positif bagi sektor usaha lokal. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar diperkirakan akan meningkatkan aktivitas perdagangan, khususnya bagi pelaku kuliner, pedagang kecil, hingga pelaku ekonomi kreatif yang membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan.
Melalui penyelenggaraan nobar ini, Pemkot Kotamobagu ingin mengoptimalkan fungsi ruang publik sebagai tempat berkumpul, berinteraksi, dan menikmati hiburan bersama, sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah Kota juga mengimbau seluruh masyarakat yang akan mengikuti kegiatan agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama acara berlangsung. Dengan demikian, suasana nobar diharapkan berjalan lancar, nyaman, dan menjadi momentum yang semakin mempererat kebersamaan warga sekaligus menghidupkan perekonomian lokal di Kota Kotamobagu.


