Selasa, Februari 3, 2026
BerandaDAERAHKOTAMOBAGUPorprov XII: Duel Dramatis di Arena Taekwondo, Javier Harimu Bangkit dari Tekanan...

Porprov XII: Duel Dramatis di Arena Taekwondo, Javier Harimu Bangkit dari Tekanan dan Sabet Emas untuk Bolmong

Berita-BMR.Com | Bolmong — Arena Hall Kodam 13 Merdeka mendadak berubah menjadi panggung drama olahraga tingkat tinggi. Sorak penonton menggema, napas para pendukung tertahan, penuh ketegangan terasa hingga ke ujung tribun saat Javier Samuel Harimu, taekwondoin kebanggaan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menuliskan kisah heroiknya di Porprov XII Sulawesi Utara.

Sejak awal penyisihan, Javier tampil dengan gaya tarung yang rapi, agresif, dan penuh perhitungan. Setiap lawan disapu bersih satu per satu. Teknik-tekniknya matang, mentalnya stabil, dan langkahnya seperti sudah hafal ritme pertandingan. Ia melenggang ke semifinal tanpa noda.

Di semifinal, Javier yang dibesut Manager Koh Rudi Wijaya serta berada dalam asuhan pelatih Sabeum Darius Hatimu dan Sabeum Ibnu, berhadapan dengan atlet tangguh asal Kotamobagu, Muhammad Fikri Sanusi. Tanpa memberi ruang untuk bernapas, Javier menuntaskan duel dalam dua ronde langsung sebuah kemenangan meyakinkan yang membuat Bolmong kian optimistis meraih emas.

Namun drama sesungguhnya dimulai di partai final. Sang lawan, Kenzi Tompoliu, atlet Minahasa yang dikenal cepat dan eksplosif, langsung memaksa Javier tampil di bawah tekanan. Di ronde pertama, sebuah tendangan Dwi Chagi dari Kenzi mendarat telak hingga membuat Javier tersungkur dan hampir tak mampu bangkit. Suasana hall mendadak sunyi, para pendukung Bolmong mulai cemas hingga berteriak-teriak meminta agar atlet kebanggan mereka ini dapat bangkit berdiri.

Dengan determinasi membara, Javier bangkit. Meski ronde pertama ia tertinggal raihan poin, api semangatnya justru menyala lebih besar. Mengatur napas, menata fokus, dan kembali memasuki arena dengan mental baja.

Di ronde kedua, duel berubah menjadi pertarungan teknik. Tendangan demi tendangan khas Taekwondo tercipta dengan kecepatan yang membuat penonton terpukau. Dan kali ini, Javier berhasil membalik keadaan. Poin demi poin dikumpulkan, hingga ia menutup ronde kedua dengan kemenangan tipis namun penuh makna, tanda bahwa momentum sudah mulai berpihak kepadanya.

Masuk ronde ketiga yang menentukan, suasana tegang mencapai puncaknya. Kedua atlet saling mengunci ritme, menjaga jarak, dan setiap poin terasa begitu berharga. Adu strategi dan adu mental terjadi dalam hitungan detik. Hingga akhirnya, Javier kembali berhasil mengunci poin penting yang mengantarnya unggul tipis atas Kenzi Tompoliu.

Wasit mengangkat tangan Javier. Sorak kemenangan pecah. Bolmong resmi mengantongi Medali Emas dari Cabor Taekwondo Under 58 Senior Putra, dan nama Javier Samuel Harimu tercatat sebagai pahlawan arena.

Dari nyaris tumbang menjadi kampiun, perjalanan Javier hari ini bukan hanya soal medali melainkan bukti bahwa seorang juara sejati adalah mereka yang tidak pernah berhenti bangkit.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular