Berita-BMR.COM | Bolmong – Insiden kecelakaan kerja terjadi di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bolingongot atau yang dikenal sebagai Lokasi Patung, Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (25/6/2026) malam. Dua penambang dilaporkan tertimbun longsoran material saat berada di dalam terowongan tambang dan hingga Jumat (26/6/2026) dini hari masih dalam proses pencarian.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 21.13 WITA ketika kedua korban bersama pemilik lokasi tambang tengah beristirahat di sebuah pos sementara yang berada di dalam terowongan (daseng). Saat mereka makan dan minum, tiba-tiba longsoran tanah dari sisi terowongan menutup akses keluar.
Pemilik lokasi tambang, Laki Oro (56), warga Dusun VI Desa Mopait yang akrab disapa Papa Mito, berhasil menyelamatkan diri karena berada di bagian luar terowongan saat longsor terjadi. Sementara dua penambang yang berada lebih jauh di dalam lubang galian tidak sempat menyelamatkan diri dan diduga tertimbun material longsoran.
Kedua korban diketahui bernama Alipu (18), warga asal Gorontalo yang saat ini berdomisili di Desa Mopait, serta Baim (18), penambang asal Desa Wineru, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Usai kejadian, pemilik lokasi segera meminta bantuan kepada para penambang lain di sekitar lokasi. Namun, keterbatasan jaringan komunikasi di kawasan tambang menyebabkan informasi baru diterima aparat sekitar pukul 00.25 WITA melalui Bhabinkamtibmas.
Mendapat laporan tersebut, Bhabinkamtibmas segera berkoordinasi dengan Babinsa Desa Mopait, Kopda Tabah Bias, untuk bergerak menuju lokasi bersama personel Polsek Lolayan yang dipimpin Wakapolsek Iptu Audy Musung.
Sekitar pukul 01.13 WITA, tim gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya evakuasi bersama warga dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun, kondisi medan yang sulit, minimnya penerangan, serta keterbatasan alat berat membuat proses pencarian dihentikan sementara pada pukul 02.00 WITA demi keselamatan para petugas dan relawan.
Evakuasi dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WITA dengan harapan proses pencarian dapat berlangsung lebih optimal.
Sementara itu, Komandan Kodim telah menginstruksikan Danramil 1303-04/Lolayan untuk memberikan dukungan penuh dalam proses evakuasi. Koordinasi dengan seluruh unsur terkait juga terus dilakukan guna mempercepat pencarian korban, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan personel di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih belum berhasil ditemukan dan tim gabungan terus berupaya melakukan evakuasi di lokasi kejadian.


