Jumat, September 11, 2026
BerandaDAERAHBOLMUTBulog Bergerak, 1,5 Ton Beras SPHP Disalurkan di Bintauna

Bulog Bergerak, 1,5 Ton Beras SPHP Disalurkan di Bintauna

Berita-BMR.com | BOLTARA— Perum Bulog Kantor Cabang Bolaang Mongondow terus memperkuat langkah stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) melalui Dinas Pangan, di Kecamatan Bintauna.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Badan Pangan Nasional (Bapanas), khususnya dalam melakukan intervensi terhadap daerah yang mengalami peningkatan Indeks Perubahan Harga (IPH) beras.

Dalam GPM tersebut, Bulog menyiapkan sebanyak 1.500 kilogram beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Kehadiran beras dengan harga terjangkau itu langsung mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bolaang Mongondow, Kristian Prasetia, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bulog untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui intervensi pangan, khususnya beras. GPM ini merupakan salah satu langkah Bulog bersama pemerintah daerah untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap beras SPHP dengan harga yang terjangkau,” ujar Kristian Prasetia, Pincab Bulog Bolaang Mongondow, Rabu (09/09/2026) diruang kerjanya.

Menurutnya, intervensi tersebut penting dilakukan di tengah dinamika harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang turut dipengaruhi kondisi produksi pangan.

Bulog, kata Kristian, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan program stabilisasi pangan dapat menyentuh masyarakat di berbagai wilayah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan beras. Ke depan, kegiatan serupa akan kembali dijadwalkan di kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,” tambahnya.

Sementara itu, pelaksanaan GPM di Bintauna menjadi salah satu bentuk sinergi antara Bulog dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus mengantisipasi tekanan harga di tingkat masyarakat.

Dengan distribusi beras SPHP secara langsung melalui kegiatan pangan murah, masyarakat tidak hanya memperoleh akses pangan dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga diharapkan tidak terdorong melakukan pembelian berlebihan akibat kekhawatiran terhadap ketersediaan beras.

Bulog memastikan langkah intervensi akan terus diperkuat melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, sehingga stabilisasi pasokan dan harga pangan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Bolmut.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular