Berita-BMR.com | Bolmong – Upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali ditegaskan Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, dalam kegiatan Sosialisasi Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026–2027.
Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi pemerintah daerah untuk mendorong aparatur sipil negara (ASN) melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, seiring tuntutan profesionalisme dan peningkatan kapasitas birokrasi.
Dalam arahannya, Yusra menekankan bahwa pendidikan lanjutan tidak boleh dipandang sekadar formalitas untuk mengejar gelar akademik. Lebih dari itu, pendidikan harus menjadi sarana memperluas wawasan, memperkuat karakter, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pendidikan itu bukan hanya soal S2 atau S3 sebagai syarat administratif, tetapi bagaimana ilmu yang didapat benar-benar memberi dampak pada kinerja dan integritas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya selektivitas dalam memilih perguruan tinggi, terutama dari sisi akreditasi dan kualitas pembelajaran. Menurutnya, perbedaan mutu pendidikan akan sangat berpengaruh terhadap kompetensi lulusan di lapangan.
Dalam konteks itu, kehadiran Universitas Sam Ratulangi dengan status akreditasi unggul dinilai sebagai peluang besar bagi ASN Bolmong untuk meningkatkan kapasitas diri tanpa harus meninggalkan daerah.
Yusra menyebut, kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi harus dimanfaatkan secara optimal sebagai bagian dari strategi pembangunan SDM yang berkelanjutan. Ia juga membuka ruang kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan, selama mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas aparatur.
“Semua perguruan tinggi yang ingin bermitra kami terbuka, tetapi tentu dengan pertimbangan kualitas. Kita ingin memastikan SDM Bolmong benar-benar kompeten dan siap menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Pascasarjana Unsrat, Prof Dr Ir memaparkan bahwa saat ini tersedia 29 program studi, terdiri dari program magister (S2), doktor (S3), hingga program profesi yang dikelola secara terintegrasi. Beragam pilihan bidang, mulai dari ilmu pemerintahan, hukum, pertanian, hingga teknik, disiapkan untuk menjawab kebutuhan pengembangan kompetensi ASN.
Dengan dukungan sistem pembelajaran yang semakin fleksibel, termasuk pemanfaatan metode daring, program ini diharapkan tidak mengganggu aktivitas kerja peserta.
Sosialisasi ini sekaligus mempertegas komitmen bersama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menciptakan SDM unggul sebagai fondasi utama pembangunan Bolaang Mongondow ke depan.
Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut selain Bupati Yusra Alhabsyi SE MSi., nampak juga Sekda Bolmong, Abdullah Mokoginta SH MSi., Asisten II Sekda Bolmong Hi Renty Mokoginta., Para Pimpinan OPD serta Kabag dan Kabid Lingkup Pemda Bolmong.


