Jumat, September 25, 2026
BerandaDAERAHBOLMONGFahmi Gobel Pimpin PWI Bolmong 2026–2029, Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Fahmi Gobel Pimpin PWI Bolmong 2026–2029, Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Berita-BMR.com | BOLMONG — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memasuki babak kepengurusan baru. Fahmi Gobel resmi dipercaya memimpin organisasi wartawan tersebut setelah terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Daerah (Konferda) PWI Bolmong periode 2026–2029.

Konferda yang dilaksanakan diruang Aula Kantor BAPPEDA Bolmong, itu berlangsung dengan dihadiri peserta penuh. Seluruh rangkaian persidangan dipimpin Ketua Sidang, Fanny Loupaty, yang mengawal jalannya agenda organisasi hingga memasuki tahapan pemilihan ketua.

Dalam forum tersebut, proses pencalonan berlangsung tanpa kontestasi. Fahmi Gobel tampil sebagai calon tunggal dan akhirnya ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PWI Bolmong untuk masa bakti tiga tahun ke depan.

Usai ditetapkan, Fahmi menyampaikan sejumlah agenda yang menjadi perhatian kepengurusannya. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan di Kabupaten Bolmong.

Menurutnya, PWI tidak sekadar menjadi wadah organisasi, tetapi harus mampu menjadi ruang bersama bagi wartawan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan jurnalistik, serta menjaga kualitas produk pemberitaan.

Fahmi juga menegaskan pentingnya membangun kemitraan yang sehat dan konstruktif antara PWI dengan Pemerintah Kabupaten Bolmong. Kemitraan tersebut, kata dia, harus tetap berada dalam koridor profesionalitas dan independensi pers.

Di sisi lain, Fahmi turut menyoroti persoalan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia menilai perlu adanya pembinaan dan penertiban terhadap praktik-praktik yang tidak mencerminkan etika profesi, termasuk pengajuan proposal yang tidak sesuai dengan prinsip dan marwah pers.

Baginya, keberadaan PWI harus ikut menjaga kehormatan profesi wartawan dengan mendorong setiap anggota menjalankan tugas berdasarkan kode etik jurnalistik, Undang-Undang Pers, serta standar profesional yang berlaku.

Program peningkatan kompetensi wartawan juga menjadi bagian penting dari arah kepengurusan baru. Salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Fahmi menilai UKW merupakan instrumen penting dalam mengukur sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan agar mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai standar yang ditetapkan.
Pesan Ketua PWI Sulut

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Sulawesi Utara, Sintya Bojoh, menyampaikan ucapan selamat kepada Fahmi Gobel atas kepercayaan yang diberikan melalui Konferda PWI Bolmong.

Sintya berharap kepengurusan baru PWI Bolmong dapat segera bergerak menyusun struktur organisasi dan merumuskan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan wartawan.

Ia juga berpesan agar kepemimpinan Fahmi dapat membawa PWI Bolmong semakin solid, profesional, dan mampu menjadi rumah bersama bagi insan pers di daerah.

Menurutnya, tantangan dunia jurnalistik ke depan semakin kompleks. Karena itu, wartawan dituntut tidak hanya cepat dalam memperoleh dan menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kemampuan melakukan verifikasi, menjaga akurasi, memahami kode etik, serta bertanggung jawab terhadap setiap produk jurnalistik yang diterbitkan.

Sintya juga mendorong kepengurusan baru untuk memperbanyak kegiatan peningkatan kapasitas, termasuk mendorong wartawan mengikuti UKW serta berbagai pelatihan jurnalistik.

“Selamat kepada Fahmi Gobel yang telah terpilih sebagai Ketua PWI Bolmong. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan mampu membawa organisasi menjadi semakin baik,” ujar Sintya.

Ia berharap PWI Bolmong di bawah kepemimpinan Fahmi dapat memperkuat kebersamaan antarwartawan, membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, serta tetap menjaga independensi pers.

Pesan lainnya, Fahmi diminta tidak menjadikan organisasi hanya sebagai wadah administratif, tetapi sebagai tempat untuk membangun profesionalisme, meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan, sekaligus menjaga marwah PWI.

Dengan berakhirnya Konferda, kepengurusan baru PWI Bolmong diharapkan segera menyusun langkah strategis untuk tiga tahun ke depan. Tantangannya bukan hanya membangun organisasi yang solid, tetapi juga menghadirkan wartawan yang semakin kompeten, berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui karya jurnalistik yang berkualitas.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular