Rabu, April 29, 2026
BerandaDAERAHKOTAMOBAGUPemkot Kotamobagu Peringati Hari Kartini dan Otda 2026, Tegaskan Peran Strategis Perempuan...

Pemkot Kotamobagu Peringati Hari Kartini dan Otda 2026, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dan Kemandirian Daerah

Berita-BMR.com | KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota Kotamobagu menggelar upacara peringatan Hari Kartini ke-147 yang dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Alun-alun Boki Hontinimbang, Rabu (29/4/2026), menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan daerah yang inklusif dan berdaya saing.

Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, didampingi Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat. Hadir pula unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, aparat TNI-Polri, perwakilan kejaksaan, serta jajaran ASN dan perangkat daerah.

Dalam amanatnya, Wali Kota menekankan bahwa peringatan Hari Kartini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membuka ruang kemajuan bagi perempuan Indonesia. Nilai-nilai perjuangan tersebut, menurutnya, tetap relevan di tengah dinamika zaman yang kian kompleks.

Semangat Kartini, lanjutnya, tercermin dalam dorongan terhadap kesetaraan kesempatan, khususnya melalui akses pendidikan dan ruang partisipasi yang setara bagi perempuan di berbagai sektor. Ia menilai, perempuan masa kini telah menunjukkan kapasitas sebagai pemimpin, pendidik, pelaku ekonomi, hingga pilar keluarga yang kokoh.

“Peran perempuan tidak lagi terbatas, melainkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama perempuan, agar semakin mandiri, unggul, dan kompetitif. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan global sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI dalam rangka Hari Otonomi Daerah ke-30. Peringatan ini menegaskan pentingnya otonomi daerah sebagai instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menyoroti pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, disertai sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Sejumlah langkah strategis turut ditekankan, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil yang diperkuat digitalisasi, peningkatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, serta fokus pada layanan dasar dan pengentasan kesenjangan.

Selain itu, kepala daerah juga didorong untuk menghadirkan kebijakan yang adaptif terhadap berbagai tantangan global, mulai dari ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, perubahan iklim, hingga pengembangan teknologi.

Peringatan ini ditutup dengan harapan agar semangat otonomi daerah terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi pembangunan nasional serta kemajuan bangsa secara berkelanjutan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular