Berita-BMR.COM | Bolmong – Program bantuan pangan bagi masyarakat kembali digulirkan di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). Launching bantuan pangan dilaksanakan Rabu, 12 Agustus 2026, dengan pusat kegiatan di Pergudangan Perum Bulog, Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu.
Khusus Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) mengalami penambahan. Dari sebelumnya 29.900 penerima, kini bertambah sebanyak 236 penerima sehingga total menjadi 30.136 PBP.
Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk beras sebanyak 10 kilogram per penerima setiap bulan. Karena penyaluran kali ini mencakup periode Juli, Agustus dan September 2026, masing-masing penerima akan mendapatkan total 30 kilogram beras.
Dengan jumlah penerima sebanyak 30.136 PBP, total bantuan pangan yang disiapkan untuk Kabupaten Bolmong mencapai 904.080 kilogram beras atau lebih dari 904 ton. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang tersebar di 15 kecamatan se-Kabupaten Bolmong.
Pelaksanaan launching menjadi penanda dimulainya rangkaian penyaluran bantuan pangan. Sementara penyaluran kepada masyarakat dijadwalkan mulai dilakukan pada pekan depan, dengan lokasi awal penyaluran dipusatkan di Dataran Dumoga Raya.
Proses pemeriksaan bantuan pangan yang dilakukan Perum Bulog Subdivre Bolmong turut menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan jumlah dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan langsung oleh Pimpinan Cabang Perum Bulog Bolaang Mongondow, Kristian Prasetia, dan disaksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolmong, I Wayan Mudiasa.
Kegiatan launching dan pemeriksaan bantuan pangan tersebut juga dihadiri para Kepala Dinas Ketahanan Pangan se-Bolaang Mongondow Raya.
Program bantuan pangan ini diharapkan mampu membantu meringankan beban kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan di tengah masyarakat dimusim Elnino, khususnya bagi keluarga penerima manfaat di wilayah Kabupaten Bolmong.
Dengan bertambahnya jumlah penerima, pemerintah dan Bulog memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.


